Rabu, 13 September 2017

A Rope for Elephant




Suri was a sweet boy and a wildlife lover. He was fond of elephants, the mammoth animals. In fact he was very crazy about elephants. However, he never had a chance to see real elephants. All he saw those mammoth creatures were only in television and computers. He lived in a small town. The place he lived didn’t provide him a chance to visit the elephants. All his only desire was to see and touch at least an elephant before he die. Fortunately, when he was 25 years he got a chance to join a crew of wildlife lovers.

He enquired them about their plans and with eagerness, he asked whether they would take him to see the elephants. And they said yes.

The journey happily began and they visited various places. Suri was so happy and enjoyed the tour to the core. He was waiting for years to visit the elephants in real life and the day came.

As they passed through the forests, they walked past a beautiful village. One from the team said that the village had more than 100 elephants and Suri could enjoy the entire day in that village. There was nothing in the world that could measure Suri’s happiness hearing those words.

Finally he saw those elephants for the first time in his life. He was amazed to see the elephants and screamed happily.

After spending two to three hours just seeing the elephants, he was shocked to see those elephants tied to a frail fence. It was a thin rope, not even a chain and there was no cage or any kind of shelter where the elephants lived. Instead, there were simple sheds without any doors.

Suri was surprised as he knew the strength of elephants and saw them tied to strong chains in the television. He enquired one of the countrymen about why they were left freely without any protection and also asked ‘won’t they easily break the rope?’

The trainer answered Suri, ‘They won’t’

Suri was surprised and asked how?

The trainer replied, ‘They were trained here since their childhood. When they were babies we used to tie them with a strong rope and the kid elephants weren’t able to break them. The rope or chain we used to tie them when they were small. It was strong enough to hold them. A few elephants would try to break the rope or chain, but could not set them free. So as they grew, they developed a false belief that the small and thin ropes were too strong for them to break and they continued to get tied by their belief!’

Suri was amazed as well as shocked. The powerful mammoth wasn’t strong enough mentally to get them free from a thin rope.

However, he left the place as he was happy to see the elephants.

Bahasa Indonesia:
Suri adalah anak laki-laki yang baik dan pecinta binatang liar. Dia senang pada gajah, binatang besar itu. Lebih tepatnya dia sangat tergila-gila pada gajah. Namun, dia belum pernah melihat gajah yang sebenarnya. Semua makhluk mammoth itu hanya dilihatnya di televisi dan komputer. Dia tinggal di sebuah kota kecil. Tempat tinggalnya tidak memberinya kesempatan untuk mengunjungi gajah. Satu-satunya keinginannya adalah melihat dan menyentuh setidaknya seekor gajah sebelum dia mati. Untungnya, saat berusia 25 tahun ia mendapat kesempatan untuk bergabung dengan kru pecinta satwa liar.

Dia ingin tahu rencana mereka dan dengan penuh semangat bertanya apakah mereka akan mengajaknya melihat gajah. Dan mereka bilang iya.

Perjalanan meyenangkan dimulai dan mereka mengunjungi berbagai tempat. Suri sangat senang dan menikmati tur itu. Dia sudah menunggu bertahun-tahun untuk melihat gajah secara langsung dan hari itu telah tiba.

Saat melewati hutan, mereka melewati sebuah desa yang indah. Salah satu dari mereka mengatakan bahwa desa tersebut memiliki lebih dari 100 gajah dan Suri dapat menikmati sepanjang hari di desa tersebut. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang bisa mengukur kebahagiaan Suri mendengarkan penjelasan itu.

Akhirnya untuk pertama kalinya dia melihat gajah dalam hidupnya. Dia takjub melihat gajah dan menjerit demgam gembira.

Setelah menghabiskan dua-tiga jam hanya untuk melihat gajah, dia terkejut melihat gajah-gajah itu terikat pada pagar yang rapuh dengan tali kecil, bukan rantai besi, bahkan tidak ada kandang atau tempat berlindung bagi gajah itu. Sebagai gantinya, ada gudang sederhana tanpa pintu apapun.

Suri terkejut karena mengetahui kekuatan gajah dan gajah-gajah yang dilihatnya di televisi terikat pada rantai kuat. Dia bertanya kepada salah seorang penduduk desa tentang mengapa mereka dibiarkan bebas tanpa perlindungan dan juga bertanya 'tidakkah mereka akan dengan mudah memutuskan tali?'

Pelatih menjawab Suri, "Mereka tidak akan bisa."

Suri terkejut dan bertanya bagaimana bisa begitu?

Pelatih menjawab, "Mereka dilatih di sini sejak kecil. Ketika mereka masih bayi, kami biasa mengikat mereka dengan tali yang kuat dan anak-anak gajah itu tidak bisa memutuskannya. Tali atau rantai yang kami gunakan sekarang adalah tali yang kami gunakan untuk mengikatnya saat kecil. Saat mereka kecil tali itu cukup kuat untuk menahan mereka. Beberapa gajah akan mencoba memutuskan tali atau rantai itu, tapi tidak bisa membebaskan mereka. Jadi saat mereka dewasa, mereka mempunyai keyakinan bahwa tali kecil dan tipis itu terlalu kuat untuk diputuskan dan mereka terus terikat oleh kepercayaan mereka!"

Suri kagum sekaligus kaget. Mamot yang kuat tidak cukup kuat secara mental untuk membebaskan mereka dari tali kecil itu.

A Rope for Elephant Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar