Sam The Bad Boy


A Boy was out one day. It was Sam. He had his new hum top. He did say to his mam-ma : " Oh! See my top! Can I go out and try my new hum top?"

"Yes, my son, but do not go into the old hut."

"Oh! no, mam-ma," Sam did say; and out he ran in the air.

By and by, a big boy did run up to him and say : "Sam, let me try the top ? oh ! do."

Sam let the big boy try, and, my ! how the top did go! and did hum, hum, hum so, Sam did say it was a big bee.

But, oh! sad to say, the big boy did let the top fly off in-to the hut; and Sam did not do as he was bid, for he ran in to get it.

He saw an ax in the hut. "Oh! see the ax,” Sam did say, "I can try it on the old log, out in the lot; yes, I can see if it can cut."

Was he not a bad boy to say so? For his mam-ma did say to him one day: "You are but a bit of a boy; so you cannot do as a big man can do. Do not get the ax; if you do, you may cut off a leg or an arm, and you may die; so do not go to the hut at all, and to-day, too, she did say: " Do not go to the hut."But the bad boy got the ax, and ran out to the old log. And now, oh! oh! I am sad to say the ax did not cut the log. No! it cut off Sam's big toe !

How he did cry and hop! His mam-ma ran out, and saw her boy out by the log; the ax was by him, and his big toe was off.

It is no fun at all to get a big toe cut off, for Sam had to lie in bed, and cry all day; and the pig ate up his big toe.

He cannot buy a new toe. He has but one big toe now. So you see how bad it is not to do as you are bid.

Indonesian:
Seorang anak laki-laki sedang keluar suatu hari. Dia adalah Sam. Dia punya gangsing baru yang dapat berbunyi. Dia berkata seperti ini pada mamanya, "Oh! Lihat gasing-ku! Bisakah aku keluar dan mencoba gasing baruku?"

"Ya, puteraku, tapi jangan pergi ke gubuk tua itu."

"Oh! Tidak, Mama," Sam berkata dan berlari dengan riang.

Segera, seorang anak laki-laki berbadan besar menghampirinya dan berkata, "Sam, bolehkah aku mencoba gasing-nya?"

Sam membiarkan anak besar itu mencoba, dan, lihatlah kemana gangsing itu pergi! serta berbunyi nguuung, ngung, ngung, Sam mengatakan itu seperti lebah besar.

Tapi tidak! Anak besar itu membuat gasing melayang ke arah gubuk dan Sam tidak bisa mencegahnya. Ia bersikap demikian karena Sam tidak memintanya, lantas ia mengejar untuk mengambilnya.

Dia melihat sebuah kapak di gubuk. "Oh! Lihat, ada kapak,” Sam berkata , "Aku bisa mencobanya di kayu gelondongan tua, aku ingin tahu apakah kapak ini bisa memotongya."

Tidakkah itu berarti bahwa dia anak nakal? Karena ibunya pernah berkata padanya suatu hari, "Kamu masih; maka kamu tidak bisa melakukan apa yang biasanya pria besar lakukan. Jangan menyentuh kapak, jika demikian, kamu bisa tanpa sengaja memotong kaki atau lenganmu, dan kamu mungkin mati, jadi jangan pernah pergi ke gubuk." Dan hari ini juga ibunya berkata, "Jangan pergi ke gubuk." Tapi anak nakal itu mengambil kapak dan mencari kayu gelondongan. Dan sekarang, tidak! Tidak! Aku sedih mengatakan bahwa kapak tidak memotong kayu tetapi jari kaki Sam!

Dia menangis sejadi-jadinya! Mamanya mendapatkannya dan melihat anaknya di dekat kayu gelondongan; kapak di dekatnya, dan jari kakinya putus.

Sama sekali tidak menyenangkan mempunyai jari yang terputus, sebab  harus berbaring di tempat tidur dan menangis sepanjang hari dan sang babi memakan jari kakinya yang besar (puisi anak-anak terkenal di Amerika).

Dia tidak mungkin membeli jari kaki yang baru. Dia punya yang besar sekarang. Jadi sekarang kamu tahu betapa buruk kalau tidak patuh.

Sam The Bad Boy Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar